1. Secara signifikan meningkatkan pemanfaatan pupuk (fungsi inti)
Banyak mikronutrien dalam tanah tidak dapat diserap oleh tanaman. Kalium humat dapat membentuk khelat stabil dan larut dengan ion-ion ini, membuat nutrisi dalam pupuk organik, yang biasanya dilepaskan secara perlahan, lebih mudah diserap, mengurangi kehilangan nutrisi dan meningkatkan pemanfaatan pupuk.
2. Sangat merangsang pertumbuhan tanaman
Mengandung zat aktif yang mirip dengan hormon endogen tanaman, yang dapat secara langsung merangsang pembelahan dan pemanjangan sel, mendorong sistem akar yang lebih berkembang dan menghasilkan pertumbuhan tanaman yang jauh lebih baik daripada dengan pupuk organik biasa.
3. Peningkatan Tanah dan Peningkatan Ganda
Pupuk organik itu sendiri meningkatkan tanah, sementara kalium humat adalah pengikat inti untuk membentuk agregat tanah, memungkinkannya untuk lebih cepat dan efektif menggabungkan tanah berpasir yang gembur dan melonggarkan tanah liat berat.
4. Peningkatan Ketahanan Terhadap Stres (Ketahanan Terhadap Penyakit, Ketahanan Terhadap Kekeringan, Ketahanan Terhadap Dingin)
Kalium humat mendorong penutupan stomata daun tanaman, mengurangi penguapan air dan dengan demikian secara signifikan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan.
Ini juga dapat meningkatkan aktivitas enzim dan kandungan klorofil dalam tanaman, memungkinkan tanaman untuk mempertahankan aktivitas fisiologis yang lebih kuat dalam kondisi yang merugikan (suhu rendah, kekeringan, hama dan penyakit).
5. Meningkatkan kualitas produk pertanian
Dengan mendorong penyerapan nutrisi yang komprehensif dan seimbang serta merangsang akumulasi gula dan bahan kering, penggunaan pupuk organik yang mengandung kalium humat biasanya menghasilkan kandungan gula dan vitamin yang lebih tinggi, warna yang lebih segar, rasa yang lebih baik, serta peningkatan penyimpanan dan kemampuan pengangkutan buah.

